SP HDR 1

  • Uploaded by: novikaana
  • Size: 113.5 KB
  • Type: PDF
  • Words: 990
  • Pages: 6
Report this file Bookmark

* The preview only shows a few pages of manuals at random. You can get the complete content by filling out the form below.

The preview is currently being created... Please pause for a moment!

Description

TUGAS KEPERAWATAN JIWA STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

HARGA DIRI RENDAH

RAFFY EDWAR BP. 1911316009

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS 2020

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Hari/tanggal                   : 15 Maret 2020 Nama klien                 

: Nn.N

No. MR               

:

SP ke / Pertemuan ke    : 1/1

A. Proses Keperawatan 1. Kondisi klien

: Klien baru masuk Rumah Sakit, klien tampak sering melamun, tidak bersemangat, lebih suka menyendiri, tampak sedih, tidak menatap lawan bicara, bicara lambat, dan nada suara lemah. Keluarga juga mengatakan bahwa sebelum masuk RSJ klien sering menyendiri, kurang tidur dan sering melamun dibelakang rumah. Hal ini mulai terjadi semenjak klien tidak lulus mengikuti tes masuk PNS yang sangat diinginkannya karena dia berpikir dengan lulus PNS dia akan bisa membahagiakan orang tuanya.

2. Diagnosa keperawatan

: Gangguan konsep diri : Harga Diri Rendah

3. Tujuan : a. Klien dapat mengidentifikasi kemampun dan aspek positif yang dimiliki b. Klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan c. Klien

dapat

menetapkan/memilih

kegiatan

yang

sesuai

dengan

kemampuannya d. Klien dapat melatih kegiatan yang telah dipilih sesuai dengan kemampuannya e. Klien dapat merencanakan kegiatan yang telah dipilihnya

4. Tindakan : a. Membina hubungan saling percaya b. Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki kilien. c. Membantu klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan d. Membantu klien dapat memilih/menetapkan kegiatan berdasarkan daftar kegiatan yang dapat dilakukan saat ini e. Melatih kegiatan yang telah dipilih klien sesuai dengan kemammpuannya f. Membantu klien dalam merencanakan kegiatan sesuai dengan kemampuannya dan menyusun rencana kegiatan bersama klien. B. Strategi Pelaksanaan 1. Fase Orientasi a. Salam “Assalamualaikum dek, perkenalkan nama saya L, saya perawat yang dinas di ruangan ini. Hari ini saya dinas pagi dari pk. 07.00-14.00. Saya yang akan merawat adek selama adek di rumah sakit ini. Nama adek siapa, senangnya dipanggil apa? Jadi adek senangnya dipanggil Nn. N ya...? b. Evaluasi / Validasi “Bagaimana perasaan Nn. N pagi ini?”. “Jadi Ny. N merasa bosan, apa yang menyebabkan Nn, N bosan pagi ini?”. “O.. jadi Nn. N bosan dan malas karena merasa tidak berguna lagi karena tidak berhasil mewujudkan keinginan orang tua untuk menjadi Pegawai.” c. Kontrak : Topik

: “Bagaimana kalau sekarang kita membicarakan tentang perasaan Nn. N dan kemampuan yang Nn. N miliki?”

Tempat

: “Dimana enaknya kita duduk untuk berbicara Nn. N?”. “Bagaimana kalau di ruang tamu?”

Waktu

: “Berapa lama Nn. N mau kita berbicara?” Bagaimana kalau 20 menit?”

2. Fase Kerja “Nn. N, gimana penilaian Nn. N terhadap diri Nn. N sendiri?”. “Nn. N Beranggapan bahwa diri Nn. N sedikit pendiam dan malas bergaul?”. ”Tadi Nn. N bilang, bahwa Nn. N merasa bosan, apa yang menyebabkan Nn. N bosan dan murung seperti itu?”, “Oo... jadi Nn. N merasa telah mengecewakan orang tua Nn. N karena tidak lulus ujian test masuk Pegawai Negri?”. ‘ Apakah sebelumnya Nn. N juga pernah merasa bosan seperti ini?”. “Jadi, Nn. N baru pertama kalinya seperti ini ya?”. “Lalu bagaimana hubungan Nn. N dengan keluarga dan teman-teman setelah merasa bosan dan tidak berguna seperti ini”. “Jadi Nn. N merasa malu keluar rumah dan juga jadi malas ketemu sama teman-teman, apa ada lagi yang Nn. N rasakan?”. “katanya Nn. N telah gagal memenuhi keinginan kedua orang tua...”. “Sebenarnya apa saja keinginankeinginan Nn. N?”. “Lalu apa saja usaha yang telah Nn. N lakukan untuk mencapai semua keinginan/harapan Nn. N tersebut?” “Untuk dapat mencapai keinginan/harapan Nn. N mari kita menilai kemampuan yang Nn. N miliki supaya dapat dilatih dan dikembangkan lagi”.”Coba Nn. N sebutkan kemampuan atau prestasi yang pernah Nn. N miliki”. “Wah, hebat yaa... Jadi Nn N pernah dapat juara lari sekabupaten ya?”. “Lalu kegiatan apa lagi yang bisa Nn. N lakukan?”. “bagaimana dengan kegiatan sehari-hari, apa saja yang Nn. N bisa lakukkan..”. “Kita buatkan daftarnya ya Nn. N, silahkan sebutkan lagi kegiatan yang bisa Nn. Lakukan..”. “Baiklah didaftar sudah ada 6 kegiatan yang bisa Nn. N lakukan yaitu, menyapu, merapikan tempat tidur, mencuci piring, mengepel, membersihkan kaca, dan juga masih bisa lari...”. “ternyata Nn. N masih punya banyak kegiatan yang bisa dilakukan ya?”. “Nah, dari enam kegiatan yang sudah kita catat tadi, kegiatan mana yang bisa Nn. N lakukan sekarang ini?”. “ silahkan Nn. N pilih sendiri kegiatanya? “O.. baiklah, jadi Nn. N mau melakukan kegiatan yang pertama yaitu menyapu, tampaknya bisa kita lakukan disini ya...”. “Sebelum menyapu, coba Nn. N sebutkan

terlebih dahulu apa saja peralatan untuk menyapu tersebut?”. “Bagus Nn. N... sebelum menyapu tentu kita harus menyiapkan sapunya dulu dan juga skop serta tong sampahnya ya...”. “Bagaimana cara menyapu yang biasa Nn. N lakukan?”. “Benar Ny. N.. menyapu dilakukan dari sudut ruangan menuju kearah pintu dan jangan lupa daerah yang dibawah kursi, meja dan kolong tempat tidurnya juga disapu ya, bila perlu kursi dan mejanya digeser agar dapat menyapu bagian lantainya dengan lebih bersih...”. “Ruangan mana yang Nn. N ingin sapu saat ini?”. “O.. Nn. N ingin menyapu kamar sendiri, boleh”. “Mari kita mulai berlatih” “Yup, bagus Nn. N... ruangannya sudah siap disapu dan sudah bersih....”. 3. Fase Terminasi a. Evaluasi subjektif : “Menurut Nn. N bagaimana perbedaan ruangan ini setelah disapu dengan yang tadi sebelum disapu?” b. Evaluasi objektif : “Coba Nn. N sebutkan lagi peralatan menyapu dan cara-cara menyapu yang telah kita lakukan tadi…” c. Rencana tindak lanjut

:

Sekarang kita buat jadwal ya Nn. N, mau berapa kali sehari Nn. N melakukan kegiatan menyapu ini dan jam berapa?”. “Dua kali sehari ya... jam 07.00 WIB pagi dan jam 17.00 WIB, bila Nn. N melakukan latihan tersebut sendiri Nn. N ceklist dikolom mandiri (M) ya.. bila Nn. N melakukan dibantu oleh perawat Nn. N cekist dikolom yang dibantu (B) dan bila Nn. N tidak melakukan ceklist dikolom tidak (T) melakukan ya...” d. Kontrak selanjutnya -

Topik

: “Bagaimana kalau besok kita latihan cara yang kedua

didaftar kita ini yaitu merapikan tempat tidur”. -

Tempat ya?”

: “Nn. N, bearti besok tempatnya dikamar Nn. N yang tadi

-

Waktu

: “jam berapa... dan berapa lama Nn. N bersedia besok...

baiklah Nn. N, saya kan kesini jam 10.00 WIB, sampai jumpa lagi besok..”

Similar documents

SP HDR 1

novikaana - 113.5 KB

SP HDR

UnandFkep 1A2019 - 142.7 KB

HDR (SP)

Trivena Debora - 69.8 KB

SP 2 HDR -1914301024

Zam Salwa - 89.8 KB

SP HDR 2

Shintya Alkhoiriyah - 75.6 KB

SP HDR 2

Shintya Alkhoiriyah - 75.6 KB

LP SP HDR

Ririn - 162.2 KB

LP SP HDR

fahmi almaakii - 326.4 KB

SP 1

linh - 107.7 KB

SP-1190-4 (1)

Shambu S Vtk - 1.3 MB

SP PK 1 (1)

Lili Sumarni - 95.8 KB

SP 1 2021

fredy - 215.5 KB

© 2022 VDOCS.PL. Our members: VDOCS.TIPS [GLOBAL] | VDOCS.CZ [CZ] | VDOCS.MX [ES] | VDOCS.PL [PL] | VDOCS.RO [RO]